Yogyakarta, 25 April 2026 — Cloud Regional Open Source Summit (CROSS) Indonesia 2026 telah sukses diselenggarakan pada Sabtu 25 April 2026 di Universitas Jenderal Achmad Yani, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Forum ini menjadi salah satu agenda strategis nasional yang mempertemukan pemangku kepentingan dari pemerintah, industri teknologi, akademisi, komunitas open source, mahasiswa, serta berbagai kalangan guna memperkuat ekosistem cloud terbuka di Indonesia.


Mengusung tema “Advancing the Open Cloud Ecosystem”, CROSS Indonesia 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital berbasis teknologi cloud dan open source yang inklusif, berdaulat, dan berkelanjutan. Acara ini menjadi ruang strategis untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam pengembangan teknologi cloud di Indonesia.
Rangkaian talkshow dalam acara ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai berbagai isu strategis ekosistem open source dan cloud di Indonesia. Pada sesi pertama, “Finding the Right Fit: Defining Open Source Standards for Indonesia’s Digital Needs”, diskusi menghadirkan pendiri Onno Center dan pakar internet Prof. Onno W. Purbo, dosen dan Sekretaris Program Studi Teknologi Informasi (Cybersecurity) FTTI Unjaya Dedy Hariyadi, dan Akademisi dan Aktivis Software Bambang Purnomosidi dengan moderator MD Cloud in Asia Ryo Ardian.


Sesi kedua, “Empowering Youth to Drive Open Source and Cloud Innovation for Digital Sovereignty”, menghadirkan Vice President of Technology Sivali Cloud Technology Farah Zahira, Founder Perfect10 sekaligus Community Builder di IMPHNEN Alif Ramadhan, dan praktisi High Performance Computing (HPC) Wilson Lisan dengan moderator Onno W Purbo.


Sementara itu, sesi ketiga bertajuk “Cracking the Code: Secure Open Source Standards for Compliance” menghadirkan peneliti dan konsultan ekosistem digital Eka Indarto, pakar keamanan siber terkemuka dan founder XecureIT Gildas Deograt Lumy, dan dosen Universitas Gunadarma sekaligus pakar teknologi informasi I Made Wiryana dengan moderator Onno W Purbo.


Breakroom: Interaksi Terbuka Multi-Pemangku Kepentingan
Selain talkshow, CROSS Indonesia 2026 juga menghadirkan sesi Breakroom yang menjadi ruang interaksi terbuka antara pemangku kepentingan dan peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, komunitas teknologi, dan pemerhati open source.
Sesi ini diisi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ecobytes, dan Sivali Cloud Technology.

Dalam sesi ini, peserta terlibat aktif dalam diskusi dua arah, menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta pengalaman terkait implementasi teknologi cloud di lapangan.
Komitmen Menuju Ekosistem Open Cloud yang Berkelanjutan
Keberhasilan penyelenggaraan CROSS Indonesia 2026 di Yogyakarta menunjukkan semakin kuatnya komitmen bersama dalam membangun ekosistem open cloud yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan generasi muda, forum ini diharapkan menjadi katalis percepatan transformasi digital nasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem teknologi cloud global.***

